SABDO WALLIMATTULLOH FILHISAB ALSABBIBBULLOH
SABDO WALLIMATTULLOH FILHISAB ALSABBIBBULLOH وَالِمَاتُ اللهِ فِي الْحِسَابِ السَّابِبِ بِاللهِ Wallimattulloh Filhisab Alsabbibbulloh Makna Sabdo “Qembalinya semua umat di seluruh jagat untuq merenung qe tingqat merasaqan.” بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Sabdo ini berbicara tentang suatu masa ketika manusia tidak lagi cukup hanya mengetahui, berbicara, menghitung, menilai, dan memperdebatkan kehidupan. Manusia dipanggil kembali memasuki ruang terdalam dalam dirinya: tingqat merasaqan . Tingqat merasaqan bukan berarti mengikuti setiap perasaan tanpa kendali. Ia adalah keadaan ketika ilmu yang berada di kepala mulai turun menjadi kesadaran di hati, lalu terlihat dalam sikap dan perbuatan. Orang dapat mengetahui arti kasih sayang, tetapi belum tentu mampu merasaqan penderitaan orang lain. Orang dapat mengetahui arti sabar, tetapi baru memahami sabar ketika dirinya berada di dalam keadaan yang menguji kesabarannya. Orang dapat mengetahui arti syukur, tetapi kedalaman...