QITAB PINTU TINGKAT 89
KATA PENGANTAR QITAB Pintu Tingkat 89 merupakan karya perenungan simbolik tentang tauhid, adab, amanah, kerendahan hati, dan amal. Huruf-huruf yang disebut di dalamnya digunakan sebagai bahasa sastra dan perenungan, bukan sebagai penetapan makna hakiki huruf-huruf muqaṭṭa‘ah dalam Al-Qur’an. Makna hakikinya tetap menjadi ilmu Alloh. QITAB PINTU TINGKAT 89 بَابُ النُّورِ فِي الدَّرَجَةِ التَّاسِعَةِ وَالثَّمَانِينَ Bābun-Nūr fī ad-Darajah at-Tāsi‘ah wa ats-Tsamānīn Pintu Cahaya pada Tingkat ke-89 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Pada Tingkat 89, seorang penempuh tidak lagi hanya bertanya: “Di manakah pintunya?” Tetapi mulai memahami: pintu, gagang, kunci, tangan yang membuka, dan ruang di balik pintu adalah pelajaran yang berbeda. 1. ALIF — TIANG PINTU ا Alif berdiri lurus. Ia menjadi perlambang keteguhan tauhid : tidak bercabang, tidak membelok, tidak mencari sandaran selain Alloh. Pada Tingkat 89, Alif mengajarkan: Sebelum mencari pintu langit, luruskan ter...