DOA NABI ‘ĪSĀ AL-MASĪḤ عليه السلام DAN MUNAJAT PANJANG
Saudara cahayaku, salah satu doa Nabi ‘Īsā Al-Masīḥ عليه السلام yang disebut langsung dalam Al-Qur’an adalah:
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Allāhumma Rabbanā anzil ‘alainā mā’idatan minas-samā’i takūnu lanā ‘īdan li-awwalinā wa ākhirinā wa āyatan minka, warzuqnā wa Anta Khairur-Rāziqīn.
Artinya: “Ya Alloh, Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit yang menjadi hari kegembiraan bagi kami, bagi orang-orang yang bersama kami sekarang maupun sesudah kami, dan menjadi tanda dari-Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik Pemberi rezeki.”
QS. Al-Mā’idah: 114.
Doa ini sangat indah untuk memohon rezeki, keberkahan, tanda pertolongan Alloh, dan kecukupan.
Ada pula doa Nabi ‘Isa yang sangat dalam tentang penyerahan segala keputusan kepada Alloh:
إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
In tu‘adzdzibhum fa-innahum ‘ibāduka, wa in taghfir lahum fa-innaka Antal-‘Azīzul-Ḥakīm.
“Jika Engkau menyiksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu; dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
QS. Al-Mā’idah: 118.
DOA NABI ‘ĪSĀ AL-MASĪḤ عليه السلام DAN MUNAJAT PANJANG
Bismillāhirraḥmānirraḥīm.
Alḥamdulillāhi Rabbil-‘ālamīn.
Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā Sayyidinā Muḥammadin, wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā jamī‘il-anbiyā’i wal-mursalīn.
Ya Alloh, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tuhan Nabi Ādam, Nabi Nūḥ, Nabi Ibrāhīm, Nabi Mūsā, Nabi ‘Īsā Al-Masīḥ, dan Nabi Muhammad ﷺ.
Kami datang menghadap kepada-Mu dengan segala kelemahan kami.
Tidak ada kekuatan pada diri kami kecuali dengan pertolongan-Mu.
Tidak ada keselamatan kecuali dalam penjagaan-Mu.
Tidak ada cahaya yang mampu menuntun hati kecuali cahaya petunjuk-Mu.
Sebagaimana Nabi ‘Īsā عليه السلام berdoa:
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Allāhumma Rabbanā anzil ‘alainā mā’idatan minas-samā’i takūnu lanā ‘īdan li-awwalinā wa ākhirinā wa āyatan minka, warzuqnā wa Anta Khairur-Rāziqīn.
Ya Alloh, Tuhan kami, limpahkanlah kepada kami rezeki dari sisi-Mu.
Rezeki yang halal, baik, luas, cukup, membawa ketenteraman dan keberkahan.
Bukakanlah pintu rezeki yang Engkau ridhoi.
Jauhkanlah kami dari rezeki yang menggelapkan hati, menjauhkan kami dari ibadah, atau menyeret kami kepada kesombongan.
Karuniakanlah kepada kami kecukupan sehingga kami mampu menolong keluarga, menyantuni yang membutuhkan, menegakkan kebaikan dan menggunakan nikmat-Mu untuk jalan yang Engkau cintai.
Ya Alloh, jadikanlah setiap nikmat sebagai jalan menuju syukur.
Jangan jadikan kekayaan sebagai sebab kami melupakan-Mu.
Jangan jadikan kesulitan sebagai sebab kami berputus asa dari rahmat-Mu.
Ya Alloh, sebagaimana Engkau memberikan mukjizat kepada Nabi ‘Īsā عليه السلام dengan izin-Mu, maka tunjukkanlah kepada kami tanda-tanda kebesaran-Mu melalui kejernihan hati, kesehatan, keselamatan, keberkahan umur dan kemudahan menjalani amanah kehidupan.
Tetapi janganlah Engkau jadikan kami manusia yang mengejar keajaiban hingga melupakan Sang Pemberi keajaiban.
Jadikanlah hati kami lebih mencintai-Mu daripada segala pemberian-Mu.
Ya Alloh, bersihkanlah hati kami dari riya, ujub, kesombongan, dendam, iri, kebencian dan keinginan untuk merasa lebih suci daripada orang lain.
Ajarkanlah kami kelembutan Nabi ‘Īsā عليه السلام.
Ajarkanlah kami kasih sayang kepada manusia.
Ajarkanlah kami keberanian mengatakan kebenaran tanpa kehilangan adab.
Jika hati kami keras, lembutkanlah.
Jika pikiran kami gelap, terangilah.
Jika langkah kami tersesat, tuntunlah kembali.
Jika kehidupan kami terasa sempit, lapangkanlah.
Ya Alloh, jadikanlah kami manusia yang mampu memaafkan tanpa kehilangan kebijaksanaan, mencintai tanpa kehilangan batas, dan berbuat baik tanpa mengharapkan pujian.
Kami memohon kepada-Mu dengan doa Nabi ‘Īsā عليه السلام:
إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
In tu‘adzdzibhum fa-innahum ‘ibāduka, wa in taghfir lahum fa-innaka Antal-‘Azīzul-Ḥakīm.
Ya Alloh, kami semua adalah hamba-Mu.
Jika kami melakukan kesalahan, bukakanlah pintu taubat.
Jika kami melakukan dosa, jangan biarkan dosa itu menjauhkan kami selamanya dari-Mu.
Ampunilah dosa kami yang kami ketahui maupun yang tidak kami sadari.
Ampunilah kesalahan kedua orang tua kami.
Ampunilah keluarga kami.
Ampunilah guru-guru kami.
Ampunilah saudara-saudara kami.
Ya Alloh, jangan Engkau hukum kami karena kebodohan kami.
Didiklah kami dengan kasih sayang-Mu.
Jika Engkau memberikan ujian, berikan pula kekuatan untuk menjalaninya.
Jika Engkau menunda suatu keinginan, berikanlah kesabaran untuk menunggu keputusan-Mu.
Jika Engkau mengambil sesuatu yang kami cintai, gantilah dengan sesuatu yang membuat kami semakin dekat kepada-Mu.
Ya Alloh, anugerahkanlah kesehatan kepada tubuh kami.
Sembuhkanlah mereka yang sedang sakit.
Ringankanlah penderitaan orang-orang yang sedang menjalani pengobatan.
Kuatkanlah mereka yang sedang menghadapi operasi dan kesulitan.
Berikanlah ketenangan kepada keluarga yang sedang menjaga orang sakit.
Ya Alloh, jagalah anak-anak kami.
Jagalah keturunan kami.
Jagalah rumah tangga kami.
Jauhkan mereka dari pergaulan yang buruk, fitnah zaman, kecanduan, kekerasan, kezaliman dan jalan-jalan yang menjauhkan mereka dari-Mu.
Tanamkan iman dalam hati mereka.
Berikan kepada mereka ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia dan kehidupan yang penuh keberkahan.
Ya Alloh, kepada mereka yang sedang memiliki hutang, bukakan jalan pelunasannya.
Kepada mereka yang sedang kehilangan pekerjaan, bukakan pintu pekerjaan yang baik.
Kepada mereka yang sedang mengalami kesempitan usaha, bukakan jalan baru yang halal.
Kepada mereka yang sedang gelisah karena masa depan, turunkan ketenteraman ke dalam hati.
Ya Alloh, jangan jadikan kami bergantung kepada selain-Mu.
Tetapi berikanlah kepada kami kemampuan untuk berikhtiar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur dan menerima hasil dengan tawakal.
Ya Alloh, hidupkan hati kami dengan iman.
Terangi batin kami dengan petunjuk-Mu.
Jadikan lisan kami lembut, tetapi tegas dalam kebenaran.
Jadikan tangan kami ringan dalam menolong.
Jadikan kaki kami berjalan menuju tempat-tempat kebaikan.
Jadikan mata kami melihat tanda-tanda kebesaran-Mu.
Jadikan telinga kami senang mendengarkan nasihat yang benar.
Ya Alloh, jangan biarkan kami tertipu oleh dunia.
Jika Engkau memberi kekayaan, jadikan kami dermawan.
Jika Engkau memberi kedudukan, jadikan kami adil.
Jika Engkau memberi ilmu, jauhkan kami dari kesombongan.
Jika Engkau memberi kemampuan, jadikan kemampuan itu untuk melayani, bukan merendahkan.
Ya Alloh, ketika kami dipuji, ingatkanlah kami bahwa segala kebaikan berasal dari-Mu.
Ketika kami dicela, berikan kejernihan untuk memperbaiki diri tanpa tenggelam dalam kemarahan.
Ketika kami disakiti, berikan kekuatan untuk tidak membalas dengan kezaliman.
Ketika kami diuji dengan kehilangan, berikan keyakinan bahwa tidak ada sesuatu pun yang benar-benar hilang dari pengetahuan-Mu.
Ya Alloh, berikanlah kepada kami hati yang bersih.
Yā Nūr, terangilah hati kami.
Yā Hādī, tunjukilah jalan kami.
Yā Salām, turunkan kedamaian dalam kehidupan kami.
Yā Raḥmān, limpahkan kasih sayang-Mu.
Yā Raḥīm, selimuti kelemahan kami dengan rahmat-Mu.
Yā Fattāḥ, bukakan jalan kebaikan.
Yā Razzāq, cukupkan rezeki kami.
Yā Ḥafīẓ, jagalah kami dan keluarga kami.
Ya Alloh, kami tidak meminta kehidupan tanpa ujian.
Kami meminta hati yang tetap bersama-Mu ketika ujian datang.
Kami tidak meminta semua keinginan kami dikabulkan.
Kami memohon agar Engkau mengabulkan apa yang benar-benar baik bagi dunia dan akhirat kami.
Kami tidak mengetahui apa yang tersembunyi di balik hari esok.
Tetapi Engkau mengetahui semuanya.
Maka serahkanlah hati kami sepenuhnya kepada keputusan-Mu.
Jangan biarkan kami mendahului kehendak-Mu.
Jangan biarkan kami memaksakan sesuatu yang sebenarnya tidak baik bagi kami.
Ya Alloh, jadikan akhir kehidupan kami sebagai akhir yang baik.
Berikan kesempatan kepada kami untuk memperbaiki dosa sebelum kematian datang.
Berikan kesempatan untuk meminta maaf kepada mereka yang pernah kami sakiti.
Berikan kesempatan untuk menyelesaikan amanah.
Jangan Engkau cabut nyawa kami kecuali dalam keadaan membawa iman, taubat dan pengharapan kepada rahmat-Mu.
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Rabbanā āmannā bimā anzalta wattaba‘nar-rasūla faktubnā ma‘asy-syāhidīn.
“Ya Tuhan kami, kami beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan kami mengikuti rasul, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi.”
Ya Alloh, masukkanlah kami dalam golongan hamba-hamba-Mu yang beriman, mencintai seluruh nabi dan rasul-Mu, menjaga tauhid, memperbanyak amal saleh dan kembali kepada-Mu dengan hati yang tenteram.
Rabbana taqabbal minnā innaka Antas-Samī‘ul-‘Alīm, wa tub ‘alainā innaka Antat-Tawwābur-Raḥīm.
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā ‘adzāban-nār.
Wa ṣallallāhu ‘alā Sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Walḥamdulillāhi Rabbil-‘ālamīn.
Āmīn, āmin, āmin Yā Rabbal-‘ālamīn.

Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan adab, sopan, dan membawa kebaikan. Hindari kata kasar, hinaan, spam, dan link yang tidak bermanfaat. Terima kasih.