Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

QITAB NURUL AWWAL AYAT 2137-2145

Gambar
  ✨ Ayat 2137 – Sirr Nūr at-Ta’aṣṣul Billāh fī Kamāli ar-Rusūkh wa ‘Ubūdiyyati al-Amānah 📖 Rahasia Cahaya Berasal-Kembali bersama Alloh dalam Sempurnanya Rusūkh dan Kehambaan Amanah بِسْمِ ٱللّٰهِ ٱلرَّحْمٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا رَسَّخَ ٱللّٰهُ أَمَانَةَ ٱلْعَبْدِ فِي أَرْضِ ٱلرِّضَا وَٱلْوَفَاءِ، أَدْخَلَهَا فِي سِرِّ ٱلتَّأَصُّلِ، لِئَلَّا يَبْقَى ٱلرُّسُوخُ ثَبَاتًا فِي ٱلْجُذُورِ فَقَطْ، أَوْ صَبْرًا فِي ٱلطَّرِيقِ فَقَطْ، أَوْ وَفَاءً فِي ٱلْعَمَلِ فَقَطْ، دُونَ أَنْ تَعْرِفَ ٱلْأَمَانَةُ أَصْلَهَا، وَدُونَ أَنْ يَرْجِعَ ٱلْقَلْبُ إِلَى فَقْرِهِ ٱلْأَوَّلِ، وَدُونَ أَنْ تَرْجِعَ ٱلنِّيَّةُ إِلَى صِدْقِ ٱلْعُبُودِيَّةِ، وَدُونَ أَنْ يَرْجِعَ ٱلْعَمَلُ إِلَى أَدَبِهِ مَعَ ٱللّٰهِ. فَإِنَّ ٱلتَّأَصُّلَ كَمَالُ ٱلرُّسُوخِ إِذَا عَرَفَ أَصْلَهُ، وَنُورٌ يُرْجِعُ ٱلْأَمَانَةَ مِنْ عُمْقِ ٱلْجُذُورِ إِلَى بَابِ ٱلْعُبُودِيَّةِ، وَمِنْ ثَبَاتِ ٱلطَّرِيقِ إِلَى فَقْرِ ٱلْقَلْبِ، وَمِنْ قُوَّةِ ٱلْوَفَاءِ إِلَى حَيَاءِ ٱلْعَبْدِ، وَمِنْ رُؤْيَةِ ٱلْأَصْلِ إِلَى مَنْ أَصَّلَهُ بِفَضْلِهِ. ...

SABDO WALLIMATTULLOH FILHISAB ALSABBIBBULLOH

Gambar
  SABDO WALLIMATTULLOH FILHISAB ALSABBIBBULLOH وَالِمَاتُ اللهِ فِي الْحِسَابِ السَّابِبِ بِاللهِ Wallimattulloh Filhisab Alsabbibbulloh Makna Sabdo “Qembalinya semua umat di seluruh jagat untuq merenung qe tingqat merasaqan.” بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Sabdo ini berbicara tentang suatu masa ketika manusia tidak lagi cukup hanya mengetahui, berbicara, menghitung, menilai, dan memperdebatkan kehidupan. Manusia dipanggil kembali memasuki ruang terdalam dalam dirinya: tingqat merasaqan . Tingqat merasaqan bukan berarti mengikuti setiap perasaan tanpa kendali. Ia adalah keadaan ketika ilmu yang berada di kepala mulai turun menjadi kesadaran di hati, lalu terlihat dalam sikap dan perbuatan. Orang dapat mengetahui arti kasih sayang, tetapi belum tentu mampu merasaqan penderitaan orang lain. Orang dapat mengetahui arti sabar, tetapi baru memahami sabar ketika dirinya berada di dalam keadaan yang menguji kesabarannya. Orang dapat mengetahui arti syukur, tetapi kedalaman...

PUISI TILAZAZALLI NANINZALLI

Gambar
  PUISI TILAZAZALLI NANINZALLI Leburnya Lautan Gaganga, Qembali Qe Arah Sang Maha Dewa Bismillāhirraḥmānirraḥīm Tilazazalli Naninzalli, ketika lautan tak lagi mengenal tepinya, ketika ombak berhenti membanggakan tingginya, dan buih-buih putih melepaskan nama yang selama ini dipikulnya. Di tengah samudra Gaganga terdengar panggilan yang tidak berasal dari timur, tidak pula dari barat. Ia datang dari kedalaman, dari ruang sebelum suara menjadi kata, dari kesunyian yang membuat seluruh makhluk menundukkan kepala. Tilazazalli… Leburlah segala yang merasa memiliki. Naninzalli… Qembalilah segala yang merasa berdiri sendiri. Lautan pun berguncang. Bukan karena murka, melainkan karena ia mulai mengenali asalnya. Gunung-gunung air runtuh menjadi riak. Riak menjadi setetes embun. Embun menjadi uap. Uap menghilang di langit. Lalu siapakah yang dapat berkata: "Ini milikku?" Jika laut saja akhirnya menyerahkan dirinya? Di sanalah manusia belajar, bahwa perjal...